SAR-BNPB TANAH DATAR official website | Members area : Register | Sign in

BANJIR BANDANG DAN TANAH LONGSOR DI WILAYAH NAGARI ATAR KECAMATAN PADANGGANTING

Jumat, 18 November 2011

Share this history on :

BATUSANGKAR, – Peristiwa bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Nagari Atar Kecamatan Padangganting yang terjadi Selasa dinihari 15/11, menyisakan duka bagi empat anggota keluarga.Akibat runtuhan tebing yang runtuh menghantam bangunan rumah bagian belakang.
Dalam wilayah Jorong Taratak XIII Nagari Atar dua buah rumah mengalami kerusakan.Bangunan rumah milik Malin Sailan mengalami retak dinding belakang akibat hantaman reruntuhan tanah tebing yang terban.
Rumah milik Aprizal masih dalam wilayah Jorong Taratak XII juga mengalami kerusakan, setelah ditimbun runtuhan tebing di bagian dinding belakang, hingga kemarin siang 16/11, material yang menimbun dinding belakang rumah tersebut sudah dibersihkan oleh anggota keluarga pemilik rumah.
Di wilayah Jorong Taratak VIII juga terdapat dua bangunan rumah yang menjadi rusak akibat longsor tebing, masing-masing rumah milik Misnora dan Kamaruddin, juga telah berhasil dibersihkan secara ,manual melalui goro warga bersama anggota keluarga pemilik rumah.
“Kami telah melaporkan kejadian bencana ini kepada Pemkab Tanah Datar melalui Camat Padangganting”, tutur Wali Nagari Atar Amir Syarifuddin ketika dibungi Humas BPBD Tanah Datar siang kemarin 16/11 di wilayah Jorong Taratak VIII.
Menurut Amir, sejumlah ruas jalan tanah yang menghubungkan sejumlah wilayah pemukiman warga dalam wilayah Nagari Atar banyak yang terputus akibat ditimpa longsoran, termasuk 20 KK di Taratak VIII hingga siang kemarin masih terisolasi, karena sebuah jembatan putur dibawa arus air bersama material.
Duka lain yang dialami warga pada wilayah dua Jorong yang ditimpa bencana tersebut berupa lahan persawahan yang sudah rusak akibat dihantam material yang terbawa arus air menimpa puluhan hektar sawah milik masyarakat.
Untuk musim tanam berikutnya, petani yang lahan sawahnya terkena banjir bandang, dikhawatirkan tidak bisa melakukan bercocok tanam, karena hamparan sawahnya sudah rata dengan material cadas.
Sarana transportasi berupa ruas jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Nagari Padang Gantiang dengan Atar, juga banyak ang aspalnya terban masuk jurang, termasuk sejumlah titik ruas jalan yang tertimbun runtuhan tebing.( h/emz ).
Thank you for visited me, Have a question ? Contact on : youremail@gmail.com.
Please leave your comment below. Thank you and hope you enjoyed...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Album Anggota SAR-BPBD Tanah Datar

Kegiatan SAR - BPBD Tanah Datar